Goresan krayon gaya Pablo Picasso (Picassoesque) putra putri Anda di atas kertas sebenarnya menjadi indikator seberapa baik mereka di sekolah.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science,
menyebutkan bahwa akurasi keterampilan observasi anak--sebagaimana
ditafsirkan oleh kemampuan mereka menggambar objek dunia nyata--dapat
terkait langsung ke kecerdasan mereka pada masa remaja.
"Korelasinya cukup, sehingga temuan kami yang menarik. Tapi itu tidak
berarti bahwa orang tua harus khawatir jika anak mereka menggambar yang
buruk," kata Rosalin Arden, penulis utama penelitian ini dalam sebuah
pernyataan.
"Kemampuan menggambar tidak menentukan kecerdasan. Ada beberapa faktor
yang tak terhitung jumlahnya, baik genetik dan lingkungan, yang
mempengaruhi kecerdasan di kemudian hari," ujarnya.
Rosalin Arden menambahkan, melalui gambar, ia dan rekan peneliti lainnya
berusaha membuktikan apa yang ada di pikiran mereka. "Kapasitas untuk
mereproduksi figur ini adalah kemampuan unik manusia dan tanda kemampuan
kognitif, dalam cara yang sama seperti menulis, yang mengubah kemampuan
manusia untuk menyimpan informasi dan membangun peradaban," lanjutnya.
Untuk menghubungkan kecerdasan dengan gambar, para peneliti menggunakan
data dari test "gambar seorang anak." Meminta orang tua yang memiliki
anak usia empat tahun untuk menggambar gambar dari seorang anak
laki-laki atau perempuan.
Ada 7.752 pasang kembar identik dan non-identik yang terlibat dalam
penelitian ini dari total 15.504 anak-anak. Gambar itu diberi skor pada
skala 0 hingga 12, tergantung pada sejumlah fitur fisik yang akurat yang
ditampilkan seperti kepala, mata, hidung, tubuh, dan lain-lain.
Anak-anak empat tahun itu kemudian diminta untuk mengambil ujian
kecerdasan singkat.
Sepuluh tahun kemudian, peneliti kembali mengunjungi pasangan kembar itu. Mereka diminta untuk diuji kecerdasan lagi.
Mengejutkan. Peneliti menemukan korelasi yang cukup tapi jelas antara
skor gambar yang tinggi dengan kecerdasan anak-anak yang kini remaja
itu. Mereka juga mengamati bahwa kecerdasan dan skor menggambar kembar
identik lebih mirip daripada pasangan kembar non-identik. Ini
menunjukkan bahwa jenis kecerdasan tercermin dari kemampuan menggambar
adalah genetik.
"Ini bukan berarti ada gen menggambar. Kami jauh-jauh memahami bagaimana
gen mempengaruhi semua perbedan perilaku ini," kata Arden.
(Natureworldnews)

No comments:
Post a Comment